Bahaya yang Bisa Muncul Akibat Sering Kerja Lembur

Bahaya Akibat Kerja LemburMalam hari seharusnya adalah waktu yang digunakan untuk tubuh berisitirahat. Namun, karena banyaknya tugas membuat beberapa orang terkadang harus tetap bekerja meski waktu sudah malam. Padahal, para ahli telah menjelaskan betapa kerja shift malam atau kerja lembur bisa memberikan dampak yang serius untuk kesehatan tubuh.

Selain bisa menyebabkan gangguan tidur atau kurang tidur, sering kerja lembur juga akan membuat seseorang lebih mungkin mengalami kesulitan untuk berolahraga secara teratur dan rentan makan junk food. Tidak hanya itu saja, kebiasaan kerja lembur juga bisa merusak ritme biologis tubuh. Dengan sering kerja malam itu akan menganggu ritme sirkadian tubuh yang mengatur fungsi tubuh, keseimbangan hormonal, metabolisme tubuh, sistem kekebalan tubuh dan sebagainya yang pada akhirnya akan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.

Beberapa jenis gangguan kesehatan yang bisa muncul akibat dari kebiasaan kerja lembur misalnya:

1. Kanker payudara
Selain menyebabkan terganggunya ritme sirkadian (jam tubuh) dan mengakibatkan kurangnya tidur, kerja lembur juga menekan produksi hormon melatonin. Melatonin adalah hormon yang mengatur pola tidur dan membantu menekan tumor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat hormon melatonin yang rendah bisa menyebabkan meningkatnya pertumbuhan tumor.

2. Obesitas
Makan cemilan biasanya dilakukan wanita sebagai pelampiasan saat mereka mengalami stres ketika harus kerja lembur, kecemasan atau di bawah tekanan, bukan karena mereka merasa lapar, demikian menurut penelitian yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition. Makan cemilan secara berlebihan tanpa memperdulikan nilai gizi dan tanpa diimbang dengan olahraga akan membuat seseorang lebih cepat mengalami obesitas atau kelebihan berat badan.

3. Penyakit kardiovaskular, diabetes dan sindrom metabolik
Menurut hasil penelitian, seseorang yang sering kerja lembur akan memiliki risiko penyakit jantung hingga 40 persen. Sejumlah studi juga mengungkapkan bahwa pekerja yang bekerja 16 jam sehari berisiko tinggi mengalami diabetes.

Kerja lembur juga dikaitkan dengan sindrom metabolik, kombinasi dari tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, obesitas dan kolesterol tinggi. Semuanya itu merupakan faktor pemicu diabetes, serangan jantung dan juga stroke.

4. Depresi dan gangguan mood
Hasil dari beberapa studi telah menemukan bahwa bekerja di malam hari lebih memungkinkan seseorang untuk menderita gejala depresi dan gangguan suasana hati lainnya. Bahkan studi lain yang dilakukan pada tahun 2007 menjelaskan bahwa mereka yang bekerja di malam hari memiliki tingkat serotonin lebih rendah dibanding mereka yang bekerja di waktu normal.

5. Masalah gastrointestinal serius
Selama lebih dari 50 tahun penelitian, diketahui bahwa pekerja malam cenderung mengalami gangguan maag kronis, diare, sembelit dan mual. Beberapa diantaranya juga mengalami sindrom iritasi usus besar.

6. Masalah kesuburan dan kehamilan
Menurut penelitian yang dilakukan terhadap pramugari di penerbangan malam, diketahui bahwa meraka yang bekerja selama kehamilan berisiko dua kali lebih mungkin mengalami keguguran. Shift kerja malam juga dikaitkan dengan adanya peningkatan risiko komplikasi kelahiran, bayi prematur dan rendahnya berat badan bayi, masalah kesuburan, menstruasi yang tidak teratur, pms yang menyakitkan hingga endometriosis.

loading...
Bahaya yang Bisa Muncul Akibat Sering Kerja Lembur | admin | 4.5